Perpustakaan Darul Ilmi MAN Berau

Selamat datang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Daftar Pengunjung
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Larangan Shalat Di Masjid Yang Dibangun Di Atas Kubur
Penanda Bagikan

Art Original

Larangan Shalat Di Masjid Yang Dibangun Di Atas Kubur

Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani - Nama Orang;

Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
“Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian telah menjadikan makam Nabi-Nabi mereka dan orang-orang shalih di antara mereka sebagai masjid. Maka, janganlah kalian menjadikan kuburan sebagai masjid. Sesungguhnya aku melarang kalian melakukan hal tersebut.” (HR. Ibnu Abi Syaibah, sanadnya shahih dengan syarat Muslim).

Dan masih banyak lagi nash atau hadits yang dengan tegas melarang menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, termasuk kuburan beliau sendiri. Namun, apa yang kita saksikan saat ini masih banyak orang yang berlebih-lebihan terhadap kuburan orang-orang shalih dengan berbagai macam cara, termasuk beribadah di atas kuburan tersebut dan menjadikannya sebagai wasilah (perantara) untuk memenuhi segala hajatnya. Berdasakan penjelasan tersebut, dalam rangka menjaga kemurnian tauhid dari unsur syirik dan tata cara ibadah yang menyesatkan dengan segala macamnya, maka kami bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang hanya dengan izin-Nya dapat menerbitkan risalah yang berjudul “Larangan Shalat di Masjid yang dibangun di Atas Kubur,” yang kami terjemahkan dari kitab Tahdziirus Saajid min Ittikhaadzil Qubuur Masaajid. Risalah ini ditulis oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani -rahimahullah-. Dalam risalah ini, beliau melengkapinya dengan penjelasan tentang pengertian menjadikan kuburan sebagai masjid, hikmah dilarangnya dan berbagai syubhat serta jawabannya berdasarkan al-Qur-an dan as-Sunnah, juga disertai pendapat ulama-ulama Salaf tentang besarnya dosa orang-orang yang membangun masjid di atas kuburan.

Kami memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, semoga segala upaya ini menjadi amal shalih dan bermanfaat bagi kaum Muslimin dalam rangka mentaati Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan mengikuti jejak Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam sebagai jalan mulia itu telah ditempuh oleh para Sahabat, Tabi’in dan Tabi’ut Tabi’in.


Ketersediaan
#
My Library 297.14 MUH l
2026772H
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
297.14 MUH l
Penerbit
Jakarta : Pustaka Imam Asy - Syafii., 2007
Deskripsi Fisik
xiv + 170 hlm ; 15,5 x 23,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-3536-16-0
Klasifikasi
297.14 MUH l
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet 3
Subjek
Fiqih
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Darul Ilmi MAN Berau
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Darul Ilmi MAN Berau merupakan sebuah “Rumah Ilmu” yang  Representatif, serta penuh Inspirasi bagi inshan yang haus akan Ilmu pengetahuan dan pembelajaran yang Aktif, Kreatif, serta Inovatif 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?